Kemampuan representasi dapat mendorong siswa untuk memahami konsep-konsep matematika yang dipelajari dan keterkaitannya untuk mengkomunikasikan gagasan-gagasan matematika

Kemampuan representasi dapat mendorong siswa untuk memahami konsep-konsep matematika yang dipelajari dan keterkaitannya untuk mengkomunikasikan gagasan-gagasan matematika (Aryanti & dkk, 2013). Dengan kemampuan representasi, masalah yang awalnya sulit dan rumit dapat dipecahkan dengan mudah. Kemampuan representasi matematis adalah salah satu kemampuan yang penting bagi siswa, karena salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran matematika di sekolah. Representasi sangat membantu siswa dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan mudah. Representasi juga sebagai sarana mengkomunikasikan gagasan atau ide matematik siswa kepada siswa lain maupun kepada guru. Pembelajaran matematika di kelas sebaiknya memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untuk melatih dan mengembangkan kemampuan representasi matematis (Sabirin, 2014).
Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan menyatakan suatu ide atau gagasan matematis dalam bentuk gambar, grafik, tabel, diagram, persamaan atau ekspresi matematika, simbol-simbol, atau tulisan. Kemampuan representasi matematis membantu siswa dalam membangun konsep, memahami konsep dan menyatakan ide-ide matematis, serta memudahkan untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Salah satu pencapaian dalam proses pembelajaran matematika hendaknya menjamin siswa agar bisa menyajikan konsep-konsep yang dipelajarinya dalam berbagai macam model matematika, membantu mengembangkan pengetahuan siswa secara lebih mendalam, dengan cara guru memfasilitasi mereka melalui pemberian kesempatan yang lebih luas untuk merepresentasikan gagasan-gagasan Matematis (Mandur, Sadra, & Suparta, 2013)

KESIMPULAN DAN SARAN
Proses belajar mengajar yang baik adalah ketika dalam proses tersebut lebih mengedepankan siswa untuk aktif dan juga mampu menyatakan ide atau gagasan matematis dalam bentuk gambar, grafik, tabel, diagram, persamaan atau ekspresi matematika, simbol-simbol, tulisan atau kata-kata tertulis. Sistem belajar dan bekerja yang terdapat dalam model pembelajaran TAI dapat meningkatkan aktivitas siswa karena dalam prosesnya yang secara kolaboratif dalam representasi sangat membantu siswa dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan lebih mudah.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) dimungkinkan dapat meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis siswa. Penggunaan representasi oleh siswa dapat menjadikan ide-ide matematik lebih konkrit dan membantu siswa untuk memecahkan suatu masalah yang dianggap rumit dan kompleks menjadi lebih sederhana.